Melek AI
Melek AI
Repo TrendingBeritaToolsBelajarSandboxAbout+ Submit Tool
Melek AI

Hub harian buat ngikutin AI. Repo GitHub yang lagi naik & berita AI terbaru, dirangkum AI dalam bahasa Indonesia.

JelajahRepo TrendingBeritaToolsBelajarSandboxKamus AISubmit Tool
LainnyaAboutYouTubeShorts
© 2026 Melek AIDibuat di Indonesia 🇮🇩
← Berita AI
TECHCRUNCH14 jam lalu

Groq Kantongi Dana $650 Juta Usai Gagal Diakuisisi Nvidia

Groq, perusahaan chip AI yang dikenal dengan chip inferensi berkecepatan tinggi bernama LPU (Language Processing Unit), baru saja mengonfirmasi perolehan dana segar senilai $650 juta. Pengumuman ini datang tak lama setelah kesepakatan "not-acqui-hire" dengan Nvidia senilai $20 miliar — sebuah deal yang pada dasarnya bukan akuisisi penuh, melainkan lebih ke rekrutmen talenta atau kolaborasi terbatas. Setelah deal tersebut batal atau selesai, Groq memilih untuk berdiri sendiri dan justru memperkuat posisinya.

Istilah "not-acqui-hire" merujuk pada kesepakatan di mana perusahaan besar (dalam hal ini Nvidia) mengambil sebagian aset atau talenta tanpa benar-benar mengakuisisi seluruh perusahaan. Groq kini mengisi kembali posisi-posisi eksekutif yang mungkin hengkang dalam proses tersebut, sekaligus mempertegas fokusnya pada bisnis neocloud — yakni menyediakan layanan komputasi berbasis chip mereka sendiri sebagai alternatif dari infrastruktur GPU Nvidia yang dominan di pasar.

Langkah ini penting karena menunjukkan bahwa ekosistem chip AI tidak sepenuhnya dikuasai Nvidia. Groq memposisikan diri sebagai pemain infrastruktur AI independen yang menawarkan kecepatan inferensi lebih tinggi dengan efisiensi biaya yang berbeda. Jika mereka berhasil membangun bisnis neocloud yang solid, ini bisa menjadi angin segar bagi perusahaan-perusahaan yang ingin mengurangi ketergantungan pada satu vendor chip.

Yang menarik untuk diikuti adalah seberapa cepat Groq bisa merekrut tim eksekutif baru dan mengonversi dana $650 juta ini menjadi kapasitas komputasi nyata di pasar. Persaingan di segmen inferensi AI semakin ketat, dengan banyak pemain baru bermunculan — jadi momentum pasca-deal dengan Nvidia ini menjadi taruhan besar bagi arah perusahaan ke depan.

Baca artikel asli di TechCrunch →